Cari Tahu Pengertian Antraks dan Pencegahannya

Anda mungkin pernah mendengar tentang antraks dan bertanya-tanya apa pengertian antraks? Penyakit ini memang terdengar serius dan menakutkan, bahkan banyak orang khawatir bahwa antraks dapat menyebar dan menyerang manusia. Salah satu cara untuk menenangkan diri adalah mempelajari hal-hal tentang antraks. 

Pengertian Antraks

Antraks tersebar secara alami di bumi dan biasanya menyerang hewan peliharaan, seperti sapi, domba, dan kambing. Tapi hewan liar seperti rusa dan kijang juga bisa terkena. Meskipun tidak tergolong penyakit menular, tapi manusia yang mengkonsumsi daging atau melakukan kontak langsung dengan hewan yang terinfeksi bisa tertular dan menyebabkan penyakit serius.

Secara umum, antraks merupakan infeksi kulit yang membentuk benjolan, yang manusia atau hewan peliharaan memiliki banyak antraks, kondisi ini disebut antraks ganda.

Pengertian antraks secara ilmiah adalah infeksi akut yang disebabkan oleh bakteri (sejenis kuman) yang disebut Bacillus Anthracis. Bakteri ini membuat spora, suatu bentuk kuman yang ditutupi oleh selubung pelindung. Spora antraks sangat tahan terhadap panas atau inaktivasi kimia dan dapat bertahan hidup di lingkungan tersebut selama ratusan tahun. 

Kompas.com

Spora ini dapat menyebabkan penyakit berbahaya ketika masuk ke dalam tubuh. Secara literatur, bakteri jenis ini hidup di dalam tanah di bagian bumi manapun. Tanaman dan air dari dari tanah tersebut juga bisa terkontaminasi, sehingga hewan ternak yang memakan rumput atau minum air yang tercemar spora antraks bisa dengan mudah terjangkit penyakit antraks.

Ketika spora antraks masuk ke dalam tubuh, mereka menjadi aktif, berkembang biak, menyebar di dalam tubuh, dan menghasilkan zat beracun yang bahkan bisa mematikan. Antraks sering terjadi di negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. Di daerah endemik, antraks dapat menjadi masalah serius pada ruminansia yang belum divaksinasi. 

Walaupun antibiotik bisa efektif jika digunakan tepat waktu, namun perkembangan penyakit ini relatif cepat dan sering fatal. Bahkan di negara-negara maju, menangani hewan mati dengan safety dan hati-hati tetap diperlukan. Para pekerja yang mengolah kulit, bulu atau wol impor juga beresiko terkena antraks. 

Apakah Antraks Bisa Dicegah?

Meskipun tidak ada bukti bahwa antraks bisa ditularkan dari satu orang ke orang lain seperti flu dan batuk, tetapi kemungkinan untuk terjangkit tetap ada, sehingga pencegahan tetap perlu dilakukan. Ada 2 metode pencegahan antraks: antibiotik dan vaksin.

  1. Antibiotik 

Antibiotik dianjurkan untuk mencegah infeksi pada siapa pun yang terpapar spora antraks. Ciprofloxacin (Cipro), doxycycline (Monodox, Vibramycin, lainnya) dan levofloxacin (Levaquin) disetujui oleh Food and Drug Administration untuk pencegahan pasca terserang antraks pada orang dewasa dan anak-anak.

  1. Vaksin Antraks

Tidak hanya vaksinasi hewan secara rutin, vaksin antraks untuk manusia juga tersedia. Vaksin ini tidak mengandung bakteri hidup dan tidak dapat menyebabkan infeksi, tetapi dapat menyebabkan efek samping, mulai dari rasa sakit di tempat suntikan hingga reaksi alergi yang lebih serius.

Vaksin ini tidak ditujukan untuk masyarakat umum. Namun secara khusus disediakan untuk ilmuwan yang bekerja meneliti antraks, personel militer, dan orang-orang dengan profesi beresiko tinggi lainnya.

Setelah memahami pengertian antraks dan pencegahan medis, pencegahan sendiri juga sangat penting. Salah satunya dengan menghindari hewan yang terinfeksi. Jika Anda tinggal/bepergian di negara di mana antraks umum terjadi dan hewan ternak tidak divaksinasi secara rutin, hindari kontak dengan ternak dan kulit binatang apapun. Juga, hindari makan daging yang tidak dimasak dengan benar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *