Memahami Lebih Dekat “Panic Selling” Dalam Trading Forex

Istilah panik menjual dalam trading forex mungkin terdengar asing bagi para pedagang pemula. Sederhananya, panic selling adalah situasi di mana trader atau investor takut akan krisis keuangan dan ekonomi yang sedang berlangsung. Para pedagang dan investor tersebut mendapatkan berbagai informasi dari berbagai sumber yang membuat mereka memutuskan untuk menjual, inilah yang disebut dengan panic sales.

Ketika pedagang menemukan diri mereka dalam kepanikan menjual, ada banyak pasangan mata uang atau saham yang dijual. Hal ini jelas banyak berpengaruh pada harga saham atau mata uang yang mengalami penurunan nilainya. Dalam pembahasan kali ini, kita akan membahas panic sales dalam forex trading secara lengkap. Tidak hanya dasar-dasar penjualan panik, tetapi kami juga akan membahas berbagai jenis penjualan panik dan kapan waktu yang tepat untuk memanfaatkan waktu ini untuk keuntungan yang optimal.

1. Kepanikan palsu

Keadaan ini terjadi ketika trader terlalu mudah menerima informasi dari berbagai sumber tanpa memverifikasi keasliannya. Sebagai seorang trader, Anda harus memeriksa validitas informasi yang diterima, jangan pernah mengambil informasi tersebut secara terbuka

Kepanikan palsu sering terjadi di kalangan trader yang mengikuti atau pemula yang tidak terlalu memahami keadaan pasar.

2. Ingin sendiri

Situasi seperti ini biasanya terjadi dan disebabkan oleh trader itu sendiri. Misalkan Anda melihat seorang pedagang mulai menjual mata uang dan akhirnya Anda mulai mengikuti langkah-langkah yang diambil oleh pedagang lain.

Jenis tindakan ini dilakukan oleh para trader karena mereka takut rugi jika menahan mata uangnya.

3. Kepanikan menular

Kondisi ini terjadi ketika seseorang terinfeksi karena kepanikan yang terjadi, hal ini disebut kepanikan menular. Seorang trader atau investor akan menjual saham dalam skala besar setelah melihat banyak investor lain melakukannya.

4. Kepanikan yang nyata

Sedangkan tipe yang terakhir adalah kepanikan yang nyata, karena keadaan nyata, seperti krisis ekonomi. Kepanikan ini terjadi saat krisis benar-benar terjadi, bukan seperti yang kami sebutkan di atas.

Salah satu penyebab kepanikan sebenarnya adalah adanya informasi faktual yang mengharuskan trader untuk menjual mata uangnya.

Perdagangan panik di Forex

Panic sales terjadi ketika harga turun dengan cepat pada volume tinggi. Situasi seperti itu terjadi karena pedagang pasar mulai masuk untuk menetralkan pasar atau ketika pedagang mulai mengambil posisi pendek yang menyebabkan harga mulai turun secara signifikan.

Pahami proses penjualan panik di Forex

Pada tahap pertama terjadi sesuatu yang menyebabkan penurunan harga yang cepat dengan volume yang tinggi.

Kemudian pembeli dan penjual mulai memasuki pasar untuk memeriksa tren yang tersedia, dalam hal ini tren yang lebih kuat akan menang.

Jika hal di atas sudah terjadi, maka proses pergerakan akan terus berlanjut hingga terkonfirmasi oleh faktor teknikal dan dasar.

Saat menjual mata uang

Kondisi untuk menjual mata uang akan pecah karena harga mulai mencapai level support. Anda bisa melihat situasi seperti ini menggunakan kombinasi indikator tren. Ada banyak indikator yang dapat Anda gunakan untuk memastikan bahwa tren telah berubah.

Sebagai seorang trader, Anda diminta untuk memilih indikator berbeda yang dapat mengkonfirmasi tren sesuai keinginan Anda. Semakin sedikit prospek yang Anda gunakan, semakin besar risiko yang Anda jalankan dan semakin besar potensi keuntungan yang akan Anda hasilkan.

Aturan yang harus dipahami saat memanfaatkan momen jualan panik

Pertama, penurunan harga harus cepat dengan volume yang tinggi. Volume akan mulai naik dan membuat titik terendah baru dan kemudian membalikkan tren.

Aturan ketiga adalah Anda harus bisa melihat gelombang harga terendah, karena inilah waktu yang Anda gunakan untuk membuka posisi beli.

Kiat bermanfaat yang dapat Anda gunakan saat menghadapi penjualan panik

Ketika serangan panik terjadi, maka sebagai trader atau investor, Anda tidak perlu ceroboh dan Anda sangat perlu memperhatikan posisinya. Jika Anda memiliki posisi dalam mata uang, Anda tidak bisa diam. Anda bisa tetap diam saat Anda yakin harga akan naik kembali ke posisi semula /

Jika Anda melihat kondisi pasar yang buruk dan banyak informasi terpercaya yang perlu dijual, segera jual mata uangnya. Karena jika Anda terus memegang mata uang tersebut, Anda bisa membuat kerugian lebih besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *