Mengenal Skor Kredit dan Cara Menangani Jika Nilainya Rendah

Banyak orang mengira bahwa mereka tidak mempunyai nilai kredit. Namun, ternyata andai Anda mempunyai rekening bank atau pernah mengemukakan pinjaman, kartu kredit, KTA (Kredit Tanpa Agunan), dsb, sebetulnya Anda telah mempunyai skor kredit. Tapi apakah Anda telah tahu apa tersebut skor kredit? Skor kredit ialah nilai yang diserahkan kepada setiap pribadi atau debitur. Tujuan dari skor kredit ialah agar kreditur bisa mengetahui keterampilan debitur atau calon debitur dalam mengisi tanggung jawabnya dan menilai kredit yang diberikan.

Nilai kredit Anda penting. Mengapa nilai kredit Anda penting? Karena skor kredit Anda akan berpengaruh pada saat Anda ingin mengajukan pinjaman. Jika nilai kredit Anda bagus, Anda pasti akan mendapatkan banyak keuntungan juga. Skor kredit yang baik dapat membantu Anda mendapatkan pinjaman dengan lebih mudah. Selain itu, bunga pinjaman yang diberikan kepada Anda juga bisa lebih rendah. Ini berarti Anda tidak berisiko. Sangat menguntungkan bukan?

Namun, jika skor kredit Anda rendah, Anda akan diberi tahu bahwa Anda berisiko tinggi. Suku bunga pinjaman akan lebih tinggi. Padahal, pengajuan pinjaman Anda kemungkinan besar akan ditolak. Skor kredit biasanya berkisar antara 300-850. Jika skor kredit Anda melebihi 720, ini menunjukkan zona aman. Sedangkan nilai di bawah 640 bisa membuat Anda sulit mendapatkan pinjaman.

Oleh karena itu, Anda perlu meningkatkan nilai kredit Anda. Bagaimana Anda Meningkatkan Skor Kredit Anda? mari kita lihat caranya.

Kali ini kami akan membagikan cara sulit untuk meningkatkan skor kredit Anda. Oleh karena itu, lebih mudah bagi Anda untuk mendapatkan pinjaman dan tentunya dengan suku bunga yang lebih rendah.

1. Koreksi kesalahan yang ada

Hal pertama yang perlu Anda lakukan sebelum meningkatkan nilai kredit Anda adalah memastikan informasi pada laporan kredit Anda akurat. Anda harus memeriksa kesalahan saat menulis ke alamat atau akun yang bukan milik Anda.

Jika ada informasi yang salah, sebaiknya hubungi langsung perusahaan pelaporan kredit tersebut. Untuk memastikan bahwa data Anda selalu akurat dan akurat, Anda disarankan untuk melakukan pemeriksaan ini setidaknya setahun sekali. Pemeriksaan ini harus dilakukan untuk menghindari masalah yang berkepanjangan.

2. Jangan membuat kartu kredit baru

Biasanya, semakin tinggi skor kredit Anda, semakin banyak penawaran kartu kredit yang Anda tawarkan. Dengan berbagai penawaran yang mungkin menarik bagi Anda, sebaiknya batasi jumlah kartu kredit Anda. Anda hanya dapat memiliki 1-4 kartu kredit. Jika sekarang Anda sudah memiliki lebih dari 4 kartu kredit, sebaiknya kurangi jumlah kartu kredit yang tidak Anda gunakan. Jangan mudah tergiur dengan tawaran kartu kredit yang ada.

3. Lakukan pembayaran otomatis

Karena terlalu sibuk, biasanya banyak orang yang lupa membayar tagihan kartu kreditnya. Akibatnya, mereka terlambat membayar tagihan. Padahal, jika terlambat membayar, akan berpengaruh pada nilai kreditnya. Apalagi jika menambahkan denda yang dikenakan karena keterlambatan pembayaran. Anda pasti tidak ingin seperti itu, bukan? Oleh karena itu, salah satu cara agar tidak terjadi keterlambatan pembayaran tagihan adalah dengan melakukan pembayaran tagihan secara otomatis.

Saat ini, hampir semua bank memiliki fungsi “pembayaran tagihan”. Fitur ini dapat memudahkan pengelolaan pembayaran berulang. Anda dapat melihat riwayat penagihan kartu kredit Anda. Kemudian, tulis batas waktu faktur pada selembar kertas terpisah.

Namun, Anda juga perlu memastikan bahwa Anda memiliki pemahaman yang baik tentang arus kas Anda. Ini berguna untuk mengetahui berapa banyak uang yang Anda tinggalkan setiap bulan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *